Refleksi pasca buber+reuni SMANSA 234 Angkatan 08
----
Sore
itu di bulan yang istimewa, Alloh ijinkan aku untuk kembali merajut
tali persaudaraan ini dengan kembali berkumpul bersama kalian
saudara-saudaraku seperguruan “Smansa 234 2008/Demarco 2008”. Spontan kaset memori otak ini berputar ke masa-masa sekitar 5 tahun silam (masa putih abu-abu) yang penuh warna, masa SMA.
Saat
menulis untaian memori ini aku senyum-senyum sendiri mengingat kenangan
masa SMA dulu. Masa SMA bagiku masa dimana masa akhir sebagai siswa
karena setelah itu sebutanku adalah MAHAsiswa bukan siswa lagi hehehe.
Gokil
gokil, masa dimana aku dipertemukan dengan anak-anak muda yang punya
potensi luar biasa. Beneran luar biasa jika bisa diarahkan dengan baik
aku yakin kalian teman-teman bisa jadi orang luar biasa. Karena selalu
ada alasan besar ketika IA Yang Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu,
termasuk alasan kenapa kita diciptakan.
**Kelas X**
Masa
dimana aku ditakdirkan berada di kelas XE. Kelas yang sampai saat ini
menurutku masih solid dan kompak dengan buber/syawalan rutinnya tiap
tahun. Kayaknya kelas X angkatan 08 yang masih solid ya XE, hehehe…
Masa dimana anak-anak kelas memanggilku dengan sebutan mbah uti (nenek putri), bisa-bisanya anak imut kaya gini dipanggil mbah coba? Hadeh…
Kelas
X merasa saya jadi orang tua-nya XE. Punya banyak cucu. Masa kita
menjalani BBT (Bhineka Bakti Training) sejenis masa orientasi siswa.
Kelas X masa dimana aku mulai memutuskan untuk bisa aktif di sekolah
dengan ikut banyak ekskul (Pecinta Alam, PMR, Rohis, KIR). Masa dimana
ribut dengan penugasan-penugasan aneh, masa belajar pulang sore, masa
dipanasin di lapangan basket buat dilatih tonti, masa dimana aku dihukum
oleh kakak tingkat karena salah baris berbaris, dijahilin lah
dll…Hahahaha masa itu masa dimana teman-temanku jadi ngefans dengan
kakak tingkat pembimbing MOS (ampun daah).
Masa dimana arisan menggema di XE, mantab…ibu-ibu PKK banget :D
Masa itu, masa dimana aku selalu bersama kembaranku yang kini sudah menikah, mb Bird….
Kau pecah telur duluan, semoga bisa segera kuikuti jejakmu untuk menyempurnakan setengah dien ini, *eh.
Nurika,
Rona, Ranika, Meme, Uli, Icha, Ujem, Ana, Agus (Gembozt), Sigit
Prisantara, Sigit Verdana, Rosi, Mita, Onji, Cham, Dita, Haidar, Arian,
Kikin, Puput, Evi, Lia, Emi, Suryo, Desty, Nyanya, Vier, Diah Ayu, Dian
Mega, Yanuar, Novi thx a lot friend 4 the sweets memories di masa putih
abu-abu kita :D
**Kelas XI**
Kelas
XI aku terdampar di kelas XI IPS 1. Hmmm kelas yang lumayan trouble
maker..kelas gokil, dengan penghuni manusia-manusia social yang “merasa
sok-sokan” senior hahahaha. Masa dimana bisa dibilang darah muda lumayan
menggema di dada kita. Kelas di lantai 2 dimana setiap nongkrong
sebelum masuk kelas di pojok pagar lantai 2 sebelah utara kita
bercengkrama renyah penuh tawa ringan, penuh canda yang semakin
mengakrabkan kita.
Sampai pada suatu siang di jam kosong,
menjadi awal tragedy penghukuman 1 kelas yang tak lepas dari pantauan
Pembina kesiswaan. Masa jam kosong karena darah muda terlalu menggema di
beberapa dada teman-temanku, waktu itu naluri rame di kelas membuncah.
Bercanda yang bisa jadi keterlaluan menurut kacamata orang tua kita di
sekolah (guru). Bercanda yang terlalu gaduh mengganggu kelas sebelah
yang sedang KBM. Bercanda yang diselinggi lempar-lemparan kertas
sehingga kelas jadi kotor plus jungkir balik beberapa kursi. Seingatku
waktu itu yang rame beberapa, tapi yang kena hukuman satu kelas rata
je..hahahha. Sampai akhirnya seorang guru masuk kelas dan meminta kita
satu kelas keluar semua untuk berbaris di lapangan basket depan sekolah.
Waktu itu kita sampai ditunda pulang sekolahnya karena kelas dikunci,
tas di dalam kelas semua tapi kita satu kelas semua di jemur lho,
hahahha…astaghfirulloh, ampun ya Alloh.
Sampai akhirnya
waktu itu kita dipulangkan setelah lumayan lama kita dijemur+dicuekin
Pembina kesiswaan hehehe. Dan parahnya saat beredar kertas tanda tangan
aku ikut-ikut saja tanda tangan dan gak tahunya itu adalah kertas tanda
tangan pelaku keonaran di kelas, ampun deh…waktu itu kan aku gak
ikut-ikut rame, tapi kena efeknya dengan pemberian poin BP 20 lebih
karena aku ikut menandatangani kertas pengakuan yang aku gak tahu menahu
tadi, ampun ampun masa itu masa erornya diriku *tepuk jidat+istighfar.
-.-“
Masa kelas XI masa aku dipertemukan dengan Simbok, Dewik,
Arlin, Mega, Ezry, Yosi, Raras, Eva, Riza (inget ga kita pernah bikin
pin Dementor?) hehehhe..
Simbok, Dewik, Arlin,
Mega, Ezry, Yosi, Raras, Eva, Lingga, Ucil, Sigit Verdana, Kethup, Luna,
Yuda, Novida, Willy, Al Farica, Fadhila, Riza thx a lot friend 4 the
nano nano memories di masa putih abu-abu kita :D (baru bisa ambil
hikmahnya sekarang)
**Kelas XII**
Kelas XII Alloh takdirkan aku di XII IPS 2, ini kayaknya kelas paling trouble maker deh kayaknya..
Membuat
guru males masuk kelas biasa, membuat guru nangis keluar kelas pernah
juga, astaghfirulloh kenakalan apa teman XII IPS 2? aku ra melu-melu lho iki (saya gak ikut-ikutan lho ini).
Kelas
yang tiap harinya dihujani canda dan tawa gokil, konyol, garing tapi
lucu juga sih, akhirnya aku senyum-senyum sendiri mengingatnya.
Marta,
Mirza the couple yang gokil abiz, ada ada aja bahan comedian kalian
tiap harinya hehehhe. Hingga hari berganti hari dan tiap hari menghitung
mundur waktu UAN. Dan tiba di penghujung tahun saat kita mau mencari
konsep buku tahunan, kelas kita yang paling beda konsepnya guys, kelas
paling social hehehe…mengisi foto buku tahunan dengan bakti social ke
daerah kaki merapi kan yan? He lupa tempat pastinya. Saat itu hanya
kelas kita yang mencoba berbagi ke sesama yang kurang beruntung, meminta
doa restu pada mereka agar SWOT (Social Two United) bisa lulus 100%.
Dan Alloh kabulkan doa kita semua kawan, 100% SWOT lulus :D
alhamdulillah.
Di kels XII IPS 2 kembali bersama
Linggashut, 5 thn brother kita sekelas, menimba ilmu bersama. Inget gak
pertama kali kita ketemu pas SMP kita buat yel kelas buat MOS 1B?
hehehe…masih inget gak dengan:
Pring reketek gunung gamping ambrol
Dasar ati mantep kelas 1B jempol
Jempol ibu jari, kelas 1B nomer siji
Siji loro telu kelas 1B ayo maju, maju, maju, maju, maju
Kita maju bersama bergandengan tangan sambil bersenang-senang
Samping kanan samping kanan jalannya, samping kiri samping kiri perginya :D
Seorang
ketua OSIS SMP Faforit guys, ya sampai sekarang saya masih bisa melihat
jiwa leader di dirimu brother. Ra ketung pas SMA beda cerita hehehe..
Masa-masa
puncak stress memikirkan persiapan kelulusan SMA, sehingga tiap-tiap
hari ada aja adegan-adegan konyol dari kalian semua, khususnya the
couple yang slalu memecahkan suasana kepenatan dengan comedi tawa
spontan yang ngangenin… :D
Hmmm sudah lama aku tidak banyak tertawa konyol seperti SMA dulu… :D
Masa
padet dengan jam ke nol pagi hari, latihan soal-soal UAN, bejubel
rumus, teori yang di bombardir harus masuk ke otak, dan tak jarang malah
otak kita luber hehehhe..ya masa-masa ngangenin, miss that moment :D
Arian,
Silvia, DePe, Fuad, Fera, Ana, Fani, Meme, Wawan, Vier, Wisnu, Puput,
Dyah Ayu, Bambang, mb Fina, Celesta, Lingga, Adit, Dewi, Agus, Candra,
Deri, Riza, Rika, Ita, Irma, Endah, Mega, Bowo, Faris, Simbok, Phepie,
Ratih, Galih, Suud, Mirza, Marta, Eni, Andrian thx a lot of all my famz.
Miss u all.
---
Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini… (Project Pop)
----
Bersenang-senanglah karna hari ini yang kan kita banggakan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan…
Bersenang-senanglah karena hari ini yang kan kita banggakan
Di hari nanti…oh…
Sampai jumpa kawanku, semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.. (SO7)
---
4
all my famz of Smansa 234 2008, semoga kita semua menjadi anak yang
berguna bagi agama, nusa dan bangsa, bahagia dunia akhirat :D
Sahabat sejati adalah mereka yang mampu membuat hal yang sederhana menjadi sesuatu yang membuatmu bahagia. –Dan aku bahagia, bersyukur bisa mengenal kalian semua-
Sampai
jumpa di puncak kesuksesan hakiki dunia akhirat, yuk kita berproses
bersama sekarang, kita sama-sama berjuang menata masa depan cerah.
@Ruang inspirasi, 220713, 2:34
Oleh : Marlina Ayu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar