Benar.
Padahal kau merindukanku, meski dg malu-malu..
Jingga, yg kau bawa besertamu.
Ternyata kalian sahabat karib, sama2 malu-malu..
Kau ini cemen ya? Pelangi pun kau bawa besertamu..
Meskipun begitu, kalian tdk akan pernah tau seberapa aku
memujamu.
Seperti hal nya Mahameru.
Haii, Jingga
Pelangi itu pacar mu ya? Lalu siapa Hujan itu? :))
Lalu siapa aku?
Lebih baik bersama tp tdk bs bersatu, atau bersatu tp tdk bs
bersama?
Bersama dan men-satu-kan’, Jingga memilih
Tidak selalu butuh berteriak untuk
mengutarakan
Karena dg diam akan di dengar,
terkadang
Jingga, jika kau datang lagi hari ini,
sudi kira nya kau beri sedikit obrolan tentang kekasih-kekasih
mu kini..
Agar datang keterbukaan kemudian enyah kecemburuan diantara aku
dan dia,
juga beberapa mereka..
Biasanya bukan hanya karena benturan suara hati,
pasti ada yg lebih..
Hati2 terhadap kehilangan persepsi kepada sesuatu.
Keyakinan-ku dari setiap kalian yg
menyebut nama nya
Maaf, aku kehilangan diriku
Sesaat
Saat aku sibuk mendengar
suara-suara gaduh di sekeliling,
dan lupa mendengar suara ku
sendiri
Biarkan cinta menemukan jalannya
sendiri
Dengan meraba, bahkan berlari
Kemudian,
bunuhlah waktu..
Karena cepat atu lambat, waktu
akan membunuh mu
Maka bunuhlah dia
Hai hujaan! Apa kabar Jingga?
Aku ingin bertemu Jingga, kau sudah ajak-nya bertemu dahulu.
Tak mungkin lah Jingga datang di malam hari..
Jika kau benar mencintai Jingga,
adalah cinta sejati, seharusnya kau bawa serta dia.
Atau memang tak harus bersama?
Pecahkan lah diam..
Kamu..
Iya bener kamu, yg dulu tdk
terlihat atau entah aku yg kemana,
seketika mengalihkan segalanya..
Kau bisa memliki aku dimana saja..
Kurang setia ‘berapa’ aku sama kamu, Hujan?
Ketika kau datang dg sejuta rasa;
adalah aku, mencari kebahagiaanku sendiri.
Setia, apa yg terjadi dg kamu dan Jingga?
‘puncak kerinduan
beserta rinai hujan romantis’, 02 Dec 2012
Salam manis buat jingga...
BalasHapuspacarnya hujan bukan jingga tapi pelangi . . .
BalasHapus