Kamis, 20 Desember 2012

untitled



kemudian, sepi


pagi dan Jingga
tidak hanya kepada mata

membakar pagi,
mengebiri sepi

berdarah-darah,
telah selesai monolog malam ini

ada Jingga di kala ini dan senja nanti,
sempurna ketika ada kamu

jangan berlebih-lebihan untuk sepi
tatap matahari, beserta Jingga-nya

Jingga,
terbujur di dalam hati kini hanya diri nya

pagi ini kita saling mengantar
kepada kerinduan kita masing-masing

tidak ada semangat lebih besar
selain kepada mencari titik kerinduan akan dipertemukan

cinta,
jangan jatuh

dan kemudian,
kita saling menatap,
mata kita saling mengucap 'aku cinta kamu'

kita adalah sinergy
yang hanya bisa disatukan oleh hati

hati ku adalah kunci
sedangkan hati mu adalah peti

mungkin kau salah menilaiku
aku akan berjalan ke ujung dunia,
dan kembali jika kau menginginkannya
tentunya, dengan hati
bukan mata, yang buta



<monumental 20.12.2012>

1 komentar: