Kamis, 24 Januari 2013

Antara Hujan dan Kamu

Dari setiap rinai yang turun, semakin menguasaiku untuk memikirkan kamu. Memikirkan apakah kamu juga memikirkan aku

Bercampur bingung, apakah hujan atau kamu yang menguasaiku


Hingga aku tak kuasa untuk menguasaiku diri ku sendiri. Terbawa alunan melodi rinai romantis, atau mungkin memang sendu


Ketahui saja, nama mu masih (akan) selalu mengiringi nama kedua orang tua ku dalam setiap doa-doa ku. Terlebih ketika hujan


Aku mencintaimu, utuh..


Perlu kamu tanya kenapa?


Sekali waktu berjalan lah ke Gunung, ketika hujan. Jika beruntung Jingga akan menemui mu, pada pagi atau senja


Itulah kenapa aku mencintaimu, dan kamu. Dan kamu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar