Rabu, 02 Januari 2013

MERACAU



Kadang butuh sebuah kata 'nekat' untuk sebuah pilihan. Tidak melulu dengan segala pertimbangan yang kadang malah membuat semakin ragu. Misalnya, untuk cinta.

Kadang kita memerlukan sendiri dalam sepi, bahkan sunyi. Untuk menemukan kita yg lain, kemudian biarlah terjadi percakapan. Sekedar refleksi,

Tidak hanya refleksi, jika beruntung kita akan merasakan kehadiran orang lain. Mempertajam soal peka dan hati.

Kadang kamu perlu berjalan ke Gunung, suatu waktu. Rimba, Pulau, Pantai, Laut, Goa? Kamu akan menemukan sesuatu yang selama ini tidak ada di kamu.

Kadang kita perlu mendapat dan menerima musibah. Untuk mengerti sebuah indah. Di balik sebuah abu ada harapan untuk Jingga.

Kadang kamu perlu memberikan kesempatan, demi sebuah kesempatan. Menerima cinta sesorang, persetan, kemudian melewati beberapa kesempatan dalam hidup kalian.

Kadang kamu akan merasa masih memiliki segala nya, ketika cinta mengejar. Akan merasa tidak ada, ketika cinta menyerah, meninggalkan. Kemudian hambar.

Kadang gengsi akan lebih tinggi daripada kata hati. Kemana kamu harus berlari? Bukan duniawi, tidak lain adalah nurani.

Kadang kamu merasa menjadi orang yang tidak beruntung. Ketika kamu bangkit, ternyata perasaan itu yang akan membuat mu menjadi org yang paling beruntung

Kadang kita akan merasa tidak bisa memalingkan hati untuk cinta yg lain. Tapi ketika cinta diremehkan, berpalinglah, karena cinta untuk saling memberi tanpa tapi.

Kadang cinta akan menemukan jalan buntu. Ternyata dia sudah ada di hadapan mu. Cinta, akan menemukan jalannya, dengan meraba bahkan berlari.

Kadang kamu merasakan cinta yang ber-api2. Seringkali meski disakiti tidak akan menyadari. Turuti katahati, berbicaralah dengan nurani.

Kadang aku tidak bisa menahan, utk mengatakan, aku mencintaimu. Sekian


Sleman, 01 01 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar